LAMI Gandeng Muspida Kota Bekasi Gelar Deklarasi Anti Hoax Di Makodim 0507/Bks

oleh -29 views

( foto istimewa ) : Kodim 0507 Bks bersama Muspida Kota Bekasi beserta Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI)

BABETO.CO-KOTA BEKASI Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) bersama Muspida Kota Bekasi melakukan Deklarasi Anti Hoax, di Makodim 0507/Bekasi, Kota Bekasi, Rabu (9/1). Deklarasi tersebut sebagai bentuk menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

Wakil Walikota Bekasi Tri Ardianto mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk mengantisipasi dan melawan berita Hoax, menurut dia, jelas hoax adalah berita bohong dan ini yang harus di upayakan terkait dengan bagaimana masyarakat menjadi cerdas, bagaimana masyarakat bisa memilih dan memilah informasi yang di dapatkan untuk kemudian di sebarkan.

“Ini adalah bagian dari proses edukasi pa dandim dan saya mensosialisasikan kepada masyarakat memberikan pemahaman tentunya penindakanya ada di Polres Metro Bekasi,” ucap Tri kepada awak media usai Deklarasi Anti Hoax.

Terang dia, Pemkot Bekasi bersama jajaran Kodim bakal menciptakan Cyber Crime yang berbeda hal seperti Polres, untuk membantu pihak Kepolisian dan mencegah terjadinya hoax.

“Kami akan ada cyber crime, tapi saya dan pa dandim lebih ke cybernya, melihat akun-akun yang kemudian berpotensi menyebarkan berita-berita bohong. Berita bohong itukan fitnah, di agama selalu di ajarkan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan, kalau beritanya selalu di goreng dan di sebarkan nah ini yang bisa jadi fitnah,” jelas dia.

Ungkapnya, Pemkot sendiri telah melakukan tindak preventif dengan membuat program dari Diskominfo pembangunan Cyber Hoax. Dan juga pihkanya mengklaim memberikan sosialisasi dari masyarakat, pejabat tingkat bawah hingga tingkat atas. Masih kata Tri, Pemkot sendiri juga lakukan preventif kepada Ibu-ibu melaluai PPK, yang diketahui ibu-ibu begitu terima kabar, langsung di share tanpa di saring terlebih dahulu.

“Kita dari Pemerintah Kota dengan Diskominfo kita sudah melakukan MOU terkait dengan pembangunan cyber hoax, kita akan sisir satu per satu akun-akun yang keluar dan berkembang di Kota Bekasi,” tutur dia.

Sementara itu, Dandim 0507/Bekasi Letkol Abdi Wirawan menuturkan kini berita-berita hoax tersebar di media manapun, sehingga dari awal-awal Pemerintah Kota Bekasi maupun Polres dan Kodim bersama-sama mengkampanyekan anti hoax tersebut.

“Supaya menjaga keutuhan, jadi menjelang pemilu Pilpres siapapun pilihan mereka terserah tapi kita jangan saling membenci,” papar dia.

Menurut dia, Hoax tersebut merupakan ancaman bagi semuanya, karena ini bisa memecah bangsa, sehingga pihaknya menolak dan Kodim bersama Muspida Kota Bekasi beserta Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mengkampanyekan bahwa mereka anti hoax.

“Kami semuaanya para Muspida dan LAMI yang merupakan nyata menekankan anti Hoax,” pungkasnya.

Sedangkan Polres Metro Bekasi Kota
untuk polemik hoax pihaknya mengingatkan masyarakat agar menerima kabar untuk selalu diteliti dan tidak asal di sebar.

“Sudah di sampaikan juga hoax adalah musuh kita bersama, ada 3S yang kita galangkan, saring, before, sharing, jadi saring dulu informasi yang ada baru sharing. Seperti negara lain di suriah yang hancur karena Hoax, jadi warga Kota Bekasi jangan asal sharing sebelum tahu berita, fakta dan nyata yang ada, tanyakan dulu berita tersebut kepada yang bersangkutan,” ucap Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Eka Mulyana.

Ditempat yang sama, Ketua Umum DPP LAMI, Jonly Nahampun mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas inisiatif Dandim 0507/Kota Bekasi dan Ketum LAMI, karena semakin maraknya penyebaran informasi hoax di tengah masyarakat sekarang ini. “Informasi hoax sekarang ini sudah sangat membahayakan, karena berpotensi terjadinya konflik SARA dan menimbulkan perpecahan bangsa, bahkan si pelaku bisa dijerat pidana sesuai UU ITE,” ungkap Jonly.

Jonly mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Dandim 0507/Kota Bekasi yang telah melibatkan LAMI sebagai panitia penyelenggara dalam kegiatan
Deklarasi Sehat Tanpa Hoax.

“Kami berharap kegiatan nanti dapat bermanfaat buat masyarakat dan dapat menekan penyebaran informasi hoax di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai wujud kontribusi untuk membantu pemerintah,” tandas Jonly.

Sumber Berita Rilis (LAMI)

Iklan Bawah IKLAN

Tinggalkan Balasan